angin menerpa tubuh yang terjaga dr kelamnya malam
menatap sejurus harap yang mengambang kepermukaan
akankah sinar tu tetap syahdu terasa?
atau hanya membias lewat?
masih tergambar jelas alunan nada itu..
dmn selalu ad syair indah mengalun
melalui tangan-tangan manis mu
melalui tiap senyum yg terlempar untuk ku...
aku disini yg haus akan dirimu
Kamis, 10 September 2009
Jumat, 04 September 2009
Kamis, 03 September 2009
dia dtg bagai sosok angin
berhembus sejuk masuk ke pori-pori ku yg kering
mengalir indah tuk dirasa..
nikmat tuk di kecap
andai mampu, ingin ku hantar kau masuk kesana
tempat dmn ku tanggalkan seonggok hal yg kusebut impi
sentuhlah impi ku wahai angin..
bwa ia pergi mnju sumur hatimu
tenggelamkan aku wahai angin..
krn aku tak ingin permukaanku kembali kering..
berhembus sejuk masuk ke pori-pori ku yg kering
mengalir indah tuk dirasa..
nikmat tuk di kecap
andai mampu, ingin ku hantar kau masuk kesana
tempat dmn ku tanggalkan seonggok hal yg kusebut impi
sentuhlah impi ku wahai angin..
bwa ia pergi mnju sumur hatimu
tenggelamkan aku wahai angin..
krn aku tak ingin permukaanku kembali kering..
Langganan:
Postingan (Atom)